Zero Kilometer of Indonesia, Dari Sinilah Indonesia Dimulai

Published on: 24/06/2012 | Category: Aceh | Tags: Sabang, Wisata Sejarah | 0 Comments

#Travellovers, lelahnya perjalanan dan jalan-jalan sebelumnya di Banda Aceh ternyata membuat kami kurang semangat untuk bangun pagi lalu mengelilingi Kota Sabang, sehingga kami baru mulai beranjak dari penginapan pada siang hari, tentunya setelah kami menikmati makan siang yang di rapel dengan sarapan. 😀

Sekitar pukul 12.00 WIB kami langsung menghubungi Pak Ade untuk menjemput kami di penginapan dan sekitar 15 (lima belas) menit kemudian ia pun sampai. Tanpa banyak basa-basi lagi kami pun langsung menaiki mobil Pak Ade dan meluncur ke tujuan pertama, yaitu Tugu Nol Kilometer Indonesia. Jarak yang harus ditempuh untuk menuju Tugu Nol Kilometer ini jika dari Kota Sabang adalah sekitar 32 Km. Kami berpikir, dengan jarak tempuh yang relatif dekat tersebut setidaknya dalam waktu kurang dari 30 (tiga puluh) menit kami sudah bisa sampai di lokasi, namun ternyata medan yang menanjak curam dengan jalur yang sangat sempit, bahkan untuk dilewati oleh 2 (dua) mobil sekali pun, meluluh lantakkan perkiraan kami. Kondisi jalan cukup bagus karena sudah di aspal, namun tidak adanya penerangan umum di sepanjang jalan membuat tempat ini sangat tidak direkomendasikan untuk dikunjungi malam hari, ditambah lagi dengan banyaknya hewan liar seperti babi hutan dan monyet liar yang cukup galak .

Monyet Liar di Jalan Menuju Zero Kilometer of Indonesia, Sabang, NAD, Indonesia

Monyet Liar di Jalan Menuju Zero Kilometer of Indonesia, Sabang, NAD, Indonesia

Setelah sekitar 45 (empat puluh lima) menit perjalanan sampailah kami di Tugu Nol Kilometer Indonesia. Ya, disinilah Indonesia mulai dihitung panjang, lebar, maupun luasnya. #Travellovers tentu masih ingat dengan lagu “Dari Sabang Sampai Merauke” kan? :-p

Tugu Zero Kilometer of Indonesia 1, Sabang, NAD, Indonesia

Tugu Zero Kilometer of Indonesia 1, Sabang, NAD, Indonesia

Tugu Nol Kilometer ini diresmikan pada tahun 1997 oleh Wakil Presiden Republik Indonesia waktu itu. Ada yang tahu? Yakbetul, Bapak Try Sutrisno. Tugu Nol Kilometer Indonesia adalah tugu setinggi 43,6 meter dengan letak geografis yang berada pada Garis Lintang 05° 54’ 21.42” LU dan Garis Bujur 95° 13’ 00.50” BT. Penentuan posisi geografis ini diukur oleh para pakar BPP Teknologi dengan menerapkan teknologi satelit Global Positioning System (GPS).

Tugu Zero Kilometer of Indonesia 2, Sabang, NAD, Indonesia

Tugu Zero Kilometer of Indonesia 2, Sabang, NAD, Indonesia

Dari bagian depan tugu ini, tepatnya di seberang jalan, #Travellovers bisa melihat pemandangan menakjubkan dari Selat Malaka dan tebing di pinggiran Pulau Weh. Luangkanlah waktu sejenak untuk mengabadikan momen berharga ini dimana #Travellovers bisa berfoto dengan latar belakang Selat Malaka.

Pemandangan Dari Tugu Nol Kilometer 1, Sabang, NAD, Indonesia

Pemandangan Dari Tugu Nol Kilometer 1, Sabang, NAD, Indonesia

Sebenarnya Tugu Nol Indonesia ini bukanlah ujung awalnya Indonesia, karena masih ada Pulau Rondo, namun sebagian penduduk menyebut pulau ini dengan sebutan Pulau Tempurung, karena memang bila dilihat dari kejauhan pulau ini mirip tempurung kelapa. Pulau Rondo terletak di sebelah utara dari Pulau Weh dan merupakan pulau terluar yang perbatasan dengan negara India. Para nelayan setempat menjadikannya sebagai salah satu titik sentral penangkapan ikan karena adanya pertemuan arus yang sering berubah-ubah. Di pulau ini hanya ada mercusuar beserta bentangan alamnya yang di dominasi bukit bebatuan yang curam, hutan belantara dan pohon-pohon kelapa. Untuk mencapai pulau ini, #Travellovers bisa menggunakan kapal dengan jarak tempuh sekitar 2 (dua) jam dari Teluk Sabang. Di pulau ini tersedia keindahan panorama alam bawah laut ekosistem terumbu karang sehingga sangat cocok untuk snorkeling ataupun diving. Tertarik? 🙂

Pulau Rondo, Sabang, NAD, Indonesia

Pulau Rondo, Sabang, NAD, Indonesia

#Travellovers, demikianlah kunjungan kami kali ini ke Tugu Nol Kilometer Indonesia. Pada artikel selanjutnya, kami akan menyajikan Catatan Perjalanan kami ke “Pantai Iboih, Snorkeling Spot Terbaik di Ujung Indonesia”. 🙂

Galeri:

@TravellersID-Blog-Banner-1

Comments:



Blog Category

Travelio.com

Tiket.com Partner

Have any questions? 

Accepted Payment Methods

About

@TravellersID is a brand owned by Pradikta Dwi Anthony. Here you can buy travel photo and video that are sold under a royalty-free and multi-seat license which can be used for any purposes. Read more.

Available Footage

370
308

Last upload: 20 May 2018

© 2012-2018 @TravellersID. All Rights Reserved.