Setelah mengemasi barang-barang, kami menempuh perjalanan “mendebarkan” yang sama saat berangkat, aku dan teman-temanku pun tiba di Kawah Sikidang sekitar pukul 14.05 WIB. Ini adalah objek wisata terakhir yang aku kunjungi bersama rombongan teman-teman baruku karena sore nanti mereka akan kembali ke rumahnya masing-masing. Sementara aku, Ibuku, dan 2 orang temanku, masih akan menginap semalam lagi di Dieng karena masih ada beberapa objek wisata lain yang ingin kami kunjungi.

Mengingat waktu sudah menunjukkan pukul 14.00 WIB lebih, aku agak ragu akan bisa mengeksplorasi objek wisata ini sampai puas, karena yang aku tahu bus yang akan membawa teman-temanku kembali ke daerah asalnya masing-masing akan berangkat sekitar pukul 16.00 WIB dan perjalanan dari Dieng ke Terminal Mendolo masih cukup jauh. Benar saja, Ruri pun akhirnya memberikan arahan kepada kami, “Kita ga bisa lama-lama ya disini, paling lama 5 menit saja lalu kita pulang.”

Ruri yang merupakan tour leader kami, selain Iyas, orangtuanya berasal dari Wonosobo. Namun demikian ia juga sudah lama tidak mengunjungi objek wisata yang ada di sekitar kampung halamannya. “Kawah Sikidang berasal dari kata ‘kidang’ yang dalam bahasa Jawa berarti kijang. Tempat ini dinamakan Kawah Sikidang karena uap dan semburan kawah ini letaknya selalu berpindah-pindah dan meloncat-loncat seperti kijang. Terakhir aku kesini, letak semburannya tidak jauh dari tempat kita berdiri saat ini dan sekarang ada di seberang sana”, kata Ruri.

Area Kawah Sikidang cukup luas. Terdapat beberapa fasilitas umum disini. Mulai dari penjual suvenir dan makanan khas, musholla, toilet, penyewaan motor, penyewaan sepeda, hingga penyewaan kuda. Kawah ini merupakah kawah yang cukup terkenal dan aksesnya terbilang paling mudah dibandingkan kawah lain. Oleh karena itu wajar jika kawah ini akan ramai dikunjungi oleh wisatawan.

Karena waktu yang diberikan kepada kami sangat singkat, sekitar pukul 14.20 WIB kami pun sudah harus meninggalkan tempat ini. Minibus pun kemudian mengantarkan kami ke pertigaan Dieng karena malam ini kami akan menginap di Homestay Bu Djono, penginapan lokal yang sangat terkenal di kalangan backpacker hingga ke mancanegara. Aku pun berpamitan dengan teman-teman yang lain yang akan melanjutkan perjalanan untuk kembali ke rumahnya masing-masing.

Lihat Semua Foto di Dieng, Jawa Tengah

@TravellersID

#AnakWiken | Freelance Digital Content Creator (web article, social media management, and videography) | Sony A6300 & DJI Mavic Pro user.