Menyoal #MaknaSebuahPerjalanan dan Kenapa Aku Melakukan Perjalanan

Menyoal #MaknaSebuahPerjalanan dan Kenapa Aku Melakukan Perjalanan

Menyoal #MaknaSebuahPerjalanan dan Kenapa Aku Melakukan Perjalanan

Artikel / halaman ini telah dibaca oleh 669 orang.

John Ruskin pernah berkata, “Modern traveling is not traveling at all; it is merely being sent to a place, and very little different from becoming a parcel.” Aku tertegun lalu berpikir, “Apa makna perjalanan bagiku? Been therepicture that? Mengunjungi seluruh “destinasi wajib” yang diceritakan orang-orang? Aku pun tersadar, semestinya bukan untuk semua itu aku melakukan perjalanan, pasti ada makna yang lebih dalam lagi. “Maybe it’s depends on how you interpret the journey itself, gumamku.

Aku pun mulai mencari makna sebuah perjalanan, setidaknya perjalananku, entah dengan mengingat perjalanan yang sudah aku lalui, dengan melakukan perjalanan lain, atau dengan berdiskusi. “Hei, bukankah alternatif ketiga relatif lebih bermanfaat? Selain aku yang mungkin akan menemukan jawaban, orang lain yang punya pertanyaan yang sama denganku pun mungkin akan ikut terbantu”, pikirku.

John Ruskin Quote (1)

Akhirnya rencana ini terwujud. Pada hari Selasa, 18 Juni 2013 yang lalu, aku membuat acara Sharing dan Diskusi tentang “Makna Sebuah Perjalanan”, dimana yang hadir sebagai pembicara adalah Agustinus Wibowo (@avgustin88), Syukron (@TravellerKaskus), Lukman (@Hifatlobrain), serta Dina dan Ryan (@DuaRansel). Acara ini adalah hasil kolaborasiku dengan @CommaID, @TravelingID dan @TravellerKaskus.

Pembicara yang aku harapkan dapat tampil di acara tersebut tidak hanya komplit, tapi berlebih. Ya, berlebih karena aku “melupakan” Ryan, suami Mbak Dina dari @DuaRansel. Agak bodoh sebenarnya kalau mengingat yang aku undang adalah @DuaRansel, bukan (at)SatuRansel, jika ada.

Banner MaknaSebuahPerjalanan TravellersID (18 Juni 2013)

Suasana ruangan yang awalnya terasa dingin karena sepi AC, sekitar pukul 19.00 WIB mulai terasa hangat saat sekitar 50-an peserta dan pembicara mulai memenuhi ruangan. Acara pun dibuka oleh Mas Fri dari @CommaID, selaku tuan rumah. Selain membuka, ia juga menjelaskan apa itu kolaborasi dan co-working space yang menjadi fokus bisnis mereka.

Layaknya sebuah mesin kendaran bermotor yang baru dinyalakan, sang moderator (@LuciaNancy dari @TravelingID) pun memulai acara dengan santai. Ia meminta pembicara untuk memperkenalkan dirinya secara singkat lalu bertanya tentang pengalaman pertama mereka melakukan perjalanan yang akhirnya membuat mereka jatuh cinta pada traveling.

Pembicara Makna Sebuah Perjalanan (Jakarta, 18 Juni 2013)

Pembicara Makna Sebuah Perjalanan (Jakarta, 18 Juni 2013)

Diskusi mulai “memanas” tatkala muncul pertanyaan kepada pembicara, “Apa makna sebuah perjalanan bagi kalian?” Ada beberapa jawaban yang sangat aku ingat. Ryan berkata bahwa, Traveling is a freedom I dont think I can experience it in other way, sementara Agustinus Wibowo menjawab “Dulu saya pernah berpikir bahwa traveling adalah sebuah pembuktian. Dulu saya ga bisa, tapi sekarang bisa, Perjalanan juga membantu saya menemukan sisi kemanusiaan, yaitu saat mengunjungi Aceh pasca Tsunami.”

“Apa tantangan terberat kalian dalam traveling? Adakah larangan dari orang terdekat?”, tanya seorang peserta. Lukman menjawab, “Tentu ada. Orang tua saya selalu meminta agar saya “hidup normal”: mapan, kerja seperti orang-orang lain, cari pacar, menikah, punya rumah, dan seterusnya.” “Tantangan terbesar saya dalam traveling adalah saat dimintai oleh-oleh”, jawab Syukron yang disambut gelak tawa seluruh peserta. Dina pun menimpali, Hidup normal tuh ga penting, yang penting itu berbuat baik dan ga ganggu orang lain.

Mark Twain Quote (1)

Puncak diskusi terjadi saat muncul sebuah pertanyaan dari peserta. Kurang lebih seperti ini, “Kalian kan sudah banyak traveling, bisa ga berikan rekomendasi sebuah destinasi yang wajib dikunjungi oleh orang-orang?Ini dia pertanyaan kunci, pertanyaan yang umum dilontarkan oleh seorang traveler ketika bertemu dengan traveler lain yang menurutnya lebih berpengalaman.

Mark Twain Quote (1)“Kami tidak dapat merekomendasikan destinasi. Karena ketika kami rekomendasikan, belum tentu orang lain akan mendapatkan pengalaman yang sama seperti yang kami alami”, jawab Dina.

“Perjalanan itu bukan soal destinasi. Kalian dapat melakukan perjalanan kemana pun yang kalian mau, tidak harus yang jauh-jauh, di gang belakang rumah kalian pun pasti ada sesuatu yang bisa dipelajari, bahkan mungkin di dalam rumah kalian sendiri. Pernah ada seorang travel writer yang menulis tentang rumahnya setebal 500 halaman”, timpal Agustinus Wibowo.

“Ah, sial!”, aku menggerutu. Ternyata waktu 2 jam yang dialokasikan tidak cukup tuntas untuk membahas masalah ini. Namun akhirnya aku teringat pada kata-kata Greg Anderson, “Focus on the journey, not the destination. Joy is found not in finishing an activity but in doing it.” Ya, aku mesti berfokus pada perjalanan diskusi ini, pada pesan-pesan yang tersirat dari jawaban-jawaban pembicara, bukan pada tujuan pribadiku untuk mencari jawaban apa makna sebuah perjalanan. Seperti kata Danny Kaye, “To travel is to take a journey into yourself”, yang (menurutku) ditegaskan oleh David Mitchell, “…there ain’t no journey what don’t change you some.”

“Travel does not exist without home….If we never return to the place we started, we would just be wandering, lost. Home is a reflecting surface, a place to measure our growth and enrich us after being infused with the outside world.” – Josh Gates.

Peserta Makna Sebuah Perjalanan (Jakarta, 18 Juni 2013)

Peserta Makna Sebuah Perjalanan (Jakarta, 18 Juni 2013)

Dengan ini aku mengucapkan terima kasih kepada Tuhan Yang Maha Esa yang telah mengizinkan acara ini terselenggara; kepada @CommaID yang telah berkenan meminjamkan tempatnya; kepada @avgustin88, @TravellerKaskus, @Hifatlobrain, dan @DuaRansel yang telah berkenan meluangkan waktu dan berbagi pengalaman serta pemikirannya; kepada seluruh peserta yang berkenan hadir; kepada @TravelingID dan @TravellerKaskus yang telah membuat acara ini terselenggara. I can’t do this without you, guys!; dan kepada pihak-pihak lain yang tidak dapat aku sebutkan namanya satu-persatu. Terima kasih banyak.

Pembicara, Peserta dan Penyelenggara Makna Sebuah Perjalanan (Jakarta, 18 Juni 2013)

Pembicara, Peserta dan Penyelenggara Makna Sebuah Perjalanan (Jakarta, 18 Juni 2013)

Jadi, apa #MaknaSebuahPerjalanan buatmu? Let’s share. 🙂

Comments: