@TravellerKaskus: Traveling Itu Bukan Sekedar Berwisata

@TravellerKaskus: Traveling Itu Bukan Sekedar Berwisata

@TravellerKaskus: Traveling Itu Bukan Sekedar Berwisata

Artikel / halaman ini telah dibaca oleh 261 orang.

@TravellerKaskus adalah sebuah komunitas traveling yang awalnya bertemu di Forum Kaskus (http://www.kaskus.co.id/forum/235/travellers). Akun Twitter @TravellerKaskus dibuat pada tanggal 23 Januari 2012 dengan tujuan untuk memudahkan mereka dalam berkomunikasi di social media dan memberikan semua informasi yang dapat memudahkan semua pejalan dalam melakukan perjalanannya. Sementara Forum Traveller yang ada di Kaskus lebih digunakan untuk sharing dan diskusi secara mendalam dimana hal tersebut akan sulit dilakukan jika di Twitter. Saat ini admin @TravellerKaskus berjumlah 6 orang, yang salah satunya adalah moderator di Forum Traveller Kaskus.

Dari berbagai ilmu dan pengalaman yang mereka dapat, TravellerKaskus ingin terus berkembang menjadi tempat diskusi dan berbagi para pejalan. “Ke depannya bukan hanya destinasi yang akan kami datangi, tetapi dimana ada komunitas maka disitulah kami ingin berdiskusi. Karena bukan destinasi saja yang harus dikembangkan tapi juga komunitas yang ada di dalamnya. Dari situlah kami ingin terus mengembangkan keilmuan kami”, ungkap mereka.
Admin TravellerKaskus

Admin TravellerKaskus

Akun @TravellerKaskus dibuat saat mereka traveling ke Yogyakarta. “Secara pribadi, kami berjalan kemana saja. Tidak ada batasan untuk berpergian. Terkadang kami berpergian ke arah yang berbeda pada waktu yang sama, karena kami mempunyai interest berbeda dalam traveling. Secara komunitas, kami pernah berpergian bersama ke Dieng, Jogja, Bali, Lombok, juga event Imlek ke kawasan Cina Benteng, event Waisak di Candi Borobudur, dan lain-lain”, jelas mereka.

Bagi @TravellerKaskustraveling adalah “A constant moving of individual or group with the purpose of finding, learning, experiencing, and also sharing. Traveling is more than just seeing places; it’s a way of living.”

TravellerKaskus Kemah di Loji, Bogor

Kemah di Loji, Bogor

Pengalaman traveling paling berkesan bagi TravellerKaskus adalah saat mereka berkemah di Loji, Bogor, saat tahun baru. “Disana tercipta banyak memori indah yang membuat kami ingin kembali kesana”, kenang meraka. Selain di Loji, ada juga trip ke Dieng, kegiatan traveling yang rencananya akan dilakukan setiap tahun. “Enak bet dah Dieng buat mager“, kata mereka.

Sebagai seorang traveler, pengalaman buruk pun pernah mereka alami. Mereka pernah ditipu, dirampok, dicopet, bertengkar dengan sesama teman pejalan, sakit selama perjalanan, diturunkan/dioper dari bis sampai terkatung-katung bersama para penumpang lain. Traveler juga manusia biasa kan? 😀

TravellerKaskus Melewati Daerah Banjir di Aceh Singkil

Melewati Daerah Banjir di Aceh Singkil

Selain traveling, TravellerKaskus juga memiliki beberapa program seperti “Lekong Ciin” (traveler nongkrong cinta Indonesia), kegiatan kongkow rutin dan terbuka untuk siapa saja; “Jakarta Historical Race”, sebuah games traveling yang mempunyai konten sejarah. “Kegiatan ini seperti ‘The Amazing Race’. 12 kelompok menjelajahi tempat-tempat bersejarah yang ada di Jakarta dengan 2 jalur yang berbeda ditambah games dan petunjuk berupa sejarah tempat tersebut”, terang mereka.

Selain itu , ada juga kegiatan “Traveller Berbagi”. Kegiatan ini sudah beberapa kali mereka lakukan yang merupakan sebuah kegiatan sosial sebagai bentuk kepedulian para traveler. “Yang biasa kami lakukan adalah mengajak anak-anak yang ‘kurang beruntung’ untuk jalan-jalan di seputaran ‘Kota Tua’ sambil menunggu waktu berbuka puasa”, mereka menerangkan.

TravellerKaskus Waktu Traveling Ke Pacitan

Traveling Ke Pacitan

TravellerKaskus ingin sekali mengunjungi Desa Wae Rebo yang ada di Kabupaten Manggarai, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Mereka sangat ingin menungjungi tempat ini karena disana terdapat salah satu arsitektur khas Indonesia yang sangat unik. Rencananya tahun depan mereka akan kesana, ada yang mau ikut?

Ketika gue tanya soal kuliner Indonesia apa yang menurut mereka paling enak, mereka menjawab “Semua suka, kategori kuliner bagi kita itu ada 2, enak dan enak banget“. Setuju banget deh sama kamu. *minjem kata-kata iklan* 😛

Untuk dapat menulis travelogue yang baik, menurut mereka caranya adalah dengan tahu cara penulisan yang baik secara teori dan kemudian menulis dengan hati dan tanggung jawab. Sampai saat ini gue masih ga ngerti gimana caranya menulis dengan hati. Ada yang mau ngajarin? 😐

Travellerkaskus di SocMedFest 2012

Social Media Festival 2012

Terkait pariwisata di Indonesia, TravellerKaskus berharap bahwa konsep pariwisata di Indonesia seharusnya adalah sustainable eco tourism yang melibatkan seluruh stakeholder dan dapat diketahui manfaatnya oleh masyarakat luas.

Sekian hasil wawancara gue dengan @TravellerKaskus, salah satu komunitas traveling favorit gue. Seluruh foto yang ada dalam artikel ini adalah hak milik “TravellerKaskus” yang dikirimkan bersama atau setelah wawancara. Artikel ini telah mendapatkan persetujuan dari “TravellerKaskus” untuk diterbitkan. Akhir kata, mager is a must. 😀

Comments: