Sulawesi Tenggara

Artikel / halaman ini telah dibaca oleh 271 orang.

TravellersID - Visit Sulawesi Tenggara

Semenanjung Tenggara dan kepulauan Buton dihuni oleh keturunan Toraja dengan pengaruh kuat dari Kerajaan Islam Bone. Sebagian besar orang di Sulawesi ini adalah Muslim. Sebagian besar wilayah daratan Sulawesi Tenggara ditutupi oleh hutan alami, dengan luas perkebunan jati dan kayu ulin, yang digunakan untuk kerajinan lokal dan memberikan kontribusi bagi perekonomian lokal. Bagi mereka yang menyukai petualangan yang menantang dan ekowisata maka datanglah ke Lambusango dan Hutan Lindung Kakenauwe, Taman Nasional Kepulauan Wakatobi, dan Kepulauan Basilika.

Peta Lokasi Provinsi Sulawesi Tenggara, Indonesia

Peta Lokasi Provinsi Sulawesi Tenggara, Indonesia

Provinsi Sulawesi Tenggara terletak di Jazirah Tenggara Pulau Sulawesi, secara geografis terletak di bagian selatan garis khatulistiwa di antara 02°45′ – 06°15′ Lintang Selatan dan 120°45′ – 124°30′ Bujur Timur serta mempunyai wilayah daratan seluas 38.140 km² (3.814.000 ha) dan perairan (laut) seluas 110.000 km² (11.000.000 ha).

Sumber: Indonesia.Travel dan Wikipedia Indonesia

Benteng Keraton Buton (1928), Bau-bau, Sulawesi Tenggara, Indonesia

Benteng Keraton Buton (1928), Bau-bau, Sulawesi Tenggara, Indonesia

Kerajaan Konawe dari abad ke 10 berada di daerah ini. Tidak lama kemudian bermunculan kerajaan lain seperti Buton, Muna, Kemongga, Tiworo, Kalususu, dan Moronenen.

Abad ke 16, Buton mulai menyebarkan agama Islam. Buton mengikuti Trenate menanam dan menjual rempah-rempah. Buton menjadi tempat strategis untuk berdagang membuat Belanda berhasrat menjajah tempat ini juga. Belanda membuat negara boneka dengan nama Laiwoi, meskipun dengan perlawanan dari penduduk setempat. Setelah pendudukan Jepang, Belanda masih ingin merebut daerah ini tetapi penduduk setempat berhasil mempertahankan tanah mereka.

Istana Sultan Buton, Bau-bau, Sulawesi Tenggara, Indonesia

Istana Sultan Buton, Bau-bau, Sulawesi Tenggara, Indonesia

Sulawesi Tenggara awalnya merupakan nama salah satu kabupaten di Provinsi Sulawesi Selatan Tenggara dengan Kendari sebagai ibukota kabupaten. Sulawesi Tenggara ditetapkan sebagai Daerah Otonom berdasar Perpu No. 2 tahun 1964 Juncto UU No. 13 Tahun 1964. Pada awalnya terdiri atas 4 (empat) kabupaten, yaitu: Kabupaten Kendari, Kabupaten Kolaka, Kabupaten Muna dan Kabupaten Buton dengan Bau-bausebagai ibukota provinsi. Namun, karena suatu hal ibukota provinsi berganti menjadi di Kendari.

Sumber: Indonesia.Travel dan Wikipedia Indonesia

Bandar Udara Haluoleo, Kendari, Sulawesi Tenggara, Indonesia

Bandar Udara Haluoleo, Kendari, Sulawesi Tenggara, Indonesia

Bandar Udara Haluoleo (sebelumnya Bandar Udara Wolter Monginsidi) adalah bandar udara di Kendari, Sulawesi Tenggara, Indonesia (IATA:KDI, ICAO: WAWW). Sebelumnya nama bandar udara ini diambil dari nama Robert Wolter Monginsidi, pahlawan nasional Indonesia yang dieksekusi oleh Belanda selama Revolusi Nasional Indonesia. Sejak 13 Februari 2010, nama bandar udara ini diubah untuk menghormati sultan keenam Kesultanan Buton, Haluoleo.

Maskapai Penerbangan

Maskapai Tujuan
Batavia Air Makassar,Jakarta
Express Air Bau-Bau, Kolaka, Wakatobi
Garuda Indonesia Jakarta, Makassar
Lion Air Makassar, Gorontalo, Jakarta, Surabaya
Wings Air Makassar, Kolaka
Merpati Nusantara Airlines Baubau, Makassar, Wakatobi
Sriwijaya Air Makassar, Surabaya
Sabang Merauke Raya Air Charter Bua, Toraja
Susi Air Baubau, Wakatobi

Sumber: Wikipedia Indonesia

Laikas, Rumah Adat Sulawesi Tenggara, Indonesia

Laikas, Rumah Adat Sulawesi Tenggara, Indonesia

Pada tahun 1990 jumlah penduduk Sulawesi Tenggara sekitar 1.349.619 jiwa. Kemudian tahun 2000 meningkat menjadi 1.776.292 jiwa dan berdasarkan hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional Badan Pusat Statistik tahun 2005 adalah sejumlah 1.959.414 jiwa.

Laju pertumbuhan penduduk Sulawesi Tenggara selama tahun 1990-2000 adalah 2,79% per tahun dan tahun 2004-2005 menjadi 0,02%.[rujukan?] Laju pertumbuhan penduduk menurut kabupaten selama kurun waktu 2004-2005 hanya kota Kendari dan Kabupaten Muna yang menunjukan pertumbuhan yang positif, yaitu 0,03 % dan 0,02 % per tahun, sedangkan kabupaten yang lain menunjukkan pertumbuhan negatif.

Struktur umur penduduk Sulawesi Tenggara pada tahun 2005, penduduk usia di bawah 15 tahun 700.433 jiwa (35,75%) dari total penduduk, sedangkan penduduk perempuan mencapai 984.987 jiwa (20.27%) dan penduduk laki-laki mencapai 974.427 jiwa (49,73%).

Ada lima kelompok budaya yang berbeda yaitu Tolaki, Morunene, Buton, Muna (masyarakat setempat disebut Wanu), dan Bajo.

Tenun Khas Buton, Buton Utara, Sulawesi Tenggara, Indonesia

Tenun Khas Buton, Buton Utara, Sulawesi Tenggara, Indonesia

Sumber: Indonesia.Travel dan Wikipedia Indonesia

Sinonggi, Sulawesi Utara, Indonesia

Sinonggi, Sulawesi Utara, Indonesia

Makanan laut adalah andalan di sini. Jangan terlewat mencoba ikan bakar atau ikan panggang, kecuali jika anda alergi maka sebaiknya dihindari. Pisang epe dan pisang hijau yang terbuat dari pisang harus juga Anda coba.

Makanan di sini rasanya agak pedas. Anda harus mencoba Sinonggi, bubur sagu disajikan dengan kerang dan sup ikan. Pokea atau kima skewered dengan saus kacang juga enak, disajikan dengan nasi ketan panggang dan beberapa jenis lontong dibungkus daun pisang.

Untuk souvenir dan makanan ringan Anda harus mencoba bagea, kue yang didominasi rasa jahe, dan jambu mete, enak dimakan dengan teh atau kopi.

Sate Pokea, Sulawesi Tenggara, Indonesia

Sate Pokea, Sulawesi Tenggara, Indonesia

Sumber: Indonesia.Travel

Peta Wisata Provinsi Sulawesi Tenggara, Indonesia

Peta Wisata Provinsi Sulawesi Tenggara, Indonesia

Pemerintahan di Provinsi Sulawesi Tenggara dibagi menjadi 12 kabupaten/kota, yaitu:

  1. Kabupaten Bombana
  2. Kabupaten Buton
  3. Kabupaten Buton Utara
  4. Kabupaten Kolaka
  5. Kabupaten Kolaka Utara
  6. Kabupaten Konawe
  7. Kabupaten Konawe Selatan
  8. Kabupaten Konawe Utara
  9. Kabupaten Muna
  10. Kabupaten Wakatobi
  11. Kota Bau-Bau
  12. Kota Kendari

Kantor Pariwisata

Jl. Tebau Nunggu No. 2, Kendari 94111
Telp. (62-401) 326634
Fax. (62-401) 327435

Website : http://www.sultraprov.go.id/