Kalimantan Timur

TravellersID - Visit Kalimantan Timur

Sebagai produsen utama minyak dan kayu, Kalimantan Timur saat ini merupakan provinsi yang industrinya paling maju di Indonesia. Minyak, pertambangan, dan kayu membawa kesejahteraan bagi provinsi ini.

Para pelancong yang telah banyak pergi ke berbagai tempat masih dapat menemukan petualangan di sini untuk menyambangi berbagai tempat yang mengagumkan. Apabila Anda menginginkan kenyamanan maka  disinilah Anda akan betah karena daerah ini sudah berkembang secara modern.

Kalimantan Timur memiliki obyek wisata yang beragam, baik wisata alam, agrowisata, maupun wisata budaya. Wisata alam di daerah ini antara lain berupa keindahan laut dan pegunungan yang terbentang luas, sungai-sungai, wisata hutan tropis yang lebat, dengan keanekaragaman jenis flaora dan fauna liar, seperti yang terdapat di kawasan Taman Nasional Kutai.

Di Kalimantan Timur tumbuh sekitar 1000-189.000 jenis tumbuhan antara lain anggrek hitam yang harga per bunganya dapat mencapai Rp100.000,00-Rp500.000,00.

Peta Lokasi Provinsi Kalimantan Timur, Indonesia

Peta Lokasi Provinsi Kalimantan Timur, Indonesia

Kalimantan Timur merupakan provinsi terluas di Indonesia dengan luas wilayah kurang lebih 245.237,80 km² atau sekitar satu setengah kali Pulau Jawa dan Madura atau 11% dari total luas wilayah Indonesia. Provinsi ini berbatasan langsung dengan negara tetangga, yaitu Negara Bagian Sabah danSerawak, Malaysia Timur.

Sumber: Indonesia.Travel

Sebelum masuknya suku-suku dari Sarawak dan suku-suku pendatang dari luar pulau, wilayah ini sangat jarang penduduknya. Sebelum kedatangan Belanda terdapat beberapa kerajaan yang berada di Kalimantan Timur, diantaranya adalah Kerajaan Kutai (beragama Hindu), Kesultanan Kutai Kartanegara ing Martadipura, Kesultanan Pasir dan Kesultanan Bulungan.

Wilayah Kalimantan Timur meliputi Pasir, Kutai, Berau dan juga Karasikan diklaim sebagai wilayah taklukan Maharaja Suryanata, gubernur Majapahit di Negara Dipa (Amuntai) hingga masa Kesultanan Banjar. Sebelum adanya perjanjian Bungaya, Sultan Makassar pernah meminjam tanah untuk tempat berdagang meliputi wilayah timur dan tenggara Kalimantan kepada Sultan Mustain Billah dari Banjar sewaktu Kiai Martasura diutus ke Makassar dan mengadakan perjanjian dengan Sultan Tallo I Mangngadaccinna Daeng I Ba’le’ Sultan Mahmud Karaeng Pattingalloang, mangkubumi dan penasehat utama bagi Sultan Muhammad Said, Raja Gowa tahun 1638-1654 yang akan menjadikan wilayah Kalimantan Timur sebagai tempat berdagang bagi Kesultanan Makassar (Gowa-Tallo) sejak itulah mulai berdatanganlah etnis asal Sulawesi Selatan. Sejak 13 Agustus 1787, Sunan Nata Alam dari Banjar menyerahkan Kalimantan Timur mejadi milik perusahaan VOC Belanda dan Kesultanan Banjar sendiri dengan wilayahnya yang tersisa menjadi daerah protektorat VOC Belanda.

Peta Perpindahan Ibukota Kesultanan Kutai Kartanegara Tahun 1300-1960

Peta Perpindahan Ibukota Kesultanan Kutai Kartanegara Tahun 1300-1960

Sesuai traktat 1 Januari 1817, Sultan Sulaiman dari Banjar menyerahkan Kalimantan Timur, Kalimatan Tengah, sebagian Kalimantan Barat dan sebagian Kalimantan Selatan (termasuk Banjarmasin) kepada Hindia-Belanda. Pada tanggal 4 Mei 1826, Sultan Adam al-Watsiq Billah dari Banjar menegaskan kembali penyerahan wilayah Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah, sebagian Kalimantan Barat dan sebagian Kalimantan Selatan kepada pemerintahan kolonial Hindia Belanda. Pada tahun 1846, Belanda mulai menempatkan Asisten Residen di Samarinda untuk wilayah Borneo Timur (sekarang provinsi Kalimantan Timur dan bagian timur Kalimantan Selatan) bernama H. Von Dewall. Kaltim merupakan bagian dari Hindia Belanda. Pada tahun 1879, Kaltim dan Tawau merupakan Ooster Afdeeling van Borneo bagian dari Residentie Zuider en Oosterafdeeling van Borneo. Dalam tahun 1900, Kaltim merupakan zelfbesturen (wilayah dependensi). Dalam tahun 1902, Kaltim merupakan Afdeeling Koetei en Noord-oost Kust van Borneo. Tahun 1942 Kaltim merupakan Afdeeling Samarinda dan Afdeeling Boeloengan en Beraoe.

Provinsi Kalimantan Timur selain sebagai kesatuan administrasi, juga sebagai kesatuan ekologis dan historis. Kalimantan Timur sebagai wilayah administrasi dibentuk berdasarkan Undang-undang Nomor 25 Tahun 1956 dengan gubernurnya yang pertama adalah APT Pranoto. Sebelumnya Kalimantan Timur merupakan salah satu karesidenan dari Provinsi Kalimantan. Sesuai dengan aspirasi rakyat, sejak tahun 1956 wilayahnya dimekarkan menjadi tiga provinsi, yaitu Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan dan Kalimantan Barat.

Sumber: Wikipedia Indonesia

Udara

Bandar Udara Internasional Sepinggan, Balikpapan, Kalimantan Timur, Indonesia

Bandar Udara Internasional Sepinggan, Balikpapan, Kalimantan Timur, Indonesia

Bandar Udara Internasional Sepinggan (IATA: BPN, ICAO: WALL) (Sepinggan International Airport) adalah bandara domestik dan internasional untuk Balikpapan, Kalimantan Timur. Dengan posisi yang strategis dikawasan Indonesia Bagian Tengah, maka diharapkan bandara ini dapat menjadi penghubung kawasan Indonesia Bagian Barat dengan kawasan Indonesia Bagian Timur.

Maskapai Penerbangan

Maskapai Tujuan Terminal
AirAsia Kuala Lumpur A
Airfast Indonesia Sangatta A
Batavia Air Banjarmasin, Berau, Jakarta-Soekarno-Hatta, Makassar, Manado, Surabaya, Tarakan, Yogyakarta A
Citilink yang dioperasikan oleh Garuda Indonesia Jakarta-Soekarno-Hatta, Surabaya A
Garuda Indonesia Jakarta-Soekarno-Hatta, Makassar, Surabaya, Tarakan (mulai 20 Desember 2012) Yogyakarta, Singapore, Denpasar Mulai Desember A
Indonesia Air Transport Bontang A
Kalstar Aviation Berau, Nunukan, Samarinda, Tarakan A
Lion Air Jakarta-Soekarno-Hatta, Makassar, Surabaya, Tarakan, Yogyakarta,manado B
Merpati Nusantara Airlines Makassar, Tarakan (mulai semester ke-2 tahun 2012) A
Pelita Air Service Bontang A
Silk Air Singapore A
Sriwijaya Air Banjarmasin, Berau, Jakarta-Soekarno-Hatta, Makassar, Surabaya, Tarakan, Palu, Yogyakarta A
Susi Air Datah Dawai, Melak, Samarinda A
Trigana Air Service Banjarmasin, Berau, Pangkalanbun, solo A
MASwings Kuching (Mulai Oktober 2012)[1] A

Laut

Selain lewat udara, Kalimantan Timur juga dapat dicapai melalui jalur laut dengan kapal PELNI. Anda dapat melihat jadwalnya disini.

Kesenian Tingkilan, Kalimantan Timur, Indonesia

Kesenian Tingkilan, Kalimantan Timur, Indonesia

Kalimantan Timur memiliki beberapa macam suku bangsa. selama ini yang dikenal oleh masyarakat luas adalah suku Dayak, padahal selain dayak ada 1 (satu) suku yang juga memegang peranan penting di Kaltim yaitu suku Kutai. Suku Kutai merupakan suku melayu asli Kalimantan Timur, yang awalnya mendiami wilayah pesisir Kalimantan Timur. Lalu dalam perkembangannya berdiri dua kerajaan Kutai, kerajaan Kutai Martadipura yang berdiri lebih dulu dengan rajanyaMulawarman, lalu berdiri pula belakangan kerajaan Kutai Kartanegara yang kemudian menaklukan Kerajaan Kutai Martadipura, dan lalu berubah nama menjadi kerajaan Kutai Kartanegara Ing Martadipura.

Di Kalimantan Timur terdapat juga banyak suku suku pendatang dari luar, seperti Banjar, Bugis, Jawa dan Makassar. Bahasa Banjar,Jawa dan Bahasa Bugis adalah dua dari banyak bahasa daerah yang digunakan oleh masyarakat Kalimantan Timur. Suku Banjar dan Bugis banyak mendiami Kalimantan, Samarinda, Sangatta dan Bontang. Sedangkan suku Jawa banyak mendiami Samarinda dan Balikpapan.

Tari Kanjar, Kalimantan Timur, Indonesia

Tari Kanjar, Kalimantan Timur, Indonesia

Bahasa

Bahasa-bahasa daerah di Kalimantan Timur merupakan bahasa Austronesia dari rumpun Malayo-Polynesia, diantaranya adalah Bahasa Tidung, Bahasa Banjar, Bahasa Berau dan Bahasa Kutai. Bahasa lainnya adalah Bahasa Lundayeh.

Sumber: Wikipedia Indonesia

Sate Payau, Samarinda, Kalimantan Timur, Indonesia

Sate Payau, Samarinda, Kalimantan Timur, Indonesia

Makanan laut patut Anda cicipi saat berada di sini. Karena mayoritas penduduknya beragama Islam jadi kebanyakan restoran di sini menawarkan makanan halal.

Berbagai makanan Cina dapat dinikmati dengan harga yang terjangkau.

Udang Sungai Asam Manis, Kalimantan Timur, Indonesia

Udang Sungai Asam Manis, Kalimantan Timur, Indonesia

Sumber: Indonesia.Travel

Peta Administrasi Provinsi Kalimantan Timur, Indonesia

Peta Administrasi Provinsi Kalimantan Timur, Indonesia

Pemerintahan di Provinsi Kalimantan Timur dibagi menjadi 14 kabupaten/kota, yaitu:

  1. Kabupaten Berau
  2. Kabupaten Bulungan (sekarang masuk ke wilayah Provinsi Kalimantan Utara)
  3. Kabupaten Kutai Barat
  4. Kabupaten Kutai Kartanegara
  5. Kabupaten Kutai Timur
  6. Kabupaten Malinau (sekarang masuk ke wilayah Provinsi Kalimantan Utara)
  7. Kabupaten Nunukan (sekarang masuk ke wilayah Provinsi Kalimantan Utara)
  8. Kabupaten Paser
  9. Kabupaten Penajam Paser Utara
  10. Kabupaten Tana Tidung (sekarang masuk ke wilayah Provinsi Kalimantan Utara)
  11. Kota Balikpapan
  12. Kota Bontang
  13. Kota Samarinda
  14. Kota Tarakan (sekarang masuk ke wilayah Provinsi Kalimantan Utara)

Kantor Pariwisata

Jl. Kusuma Bangsa
Balai kota Samarinda 75123
Telp. (62-541) 741669, 731447
Fax. (62-541) 636866

Website : http://www.kaltimprov.go.id/